Menelusuri Jejak Sejarah Permainan Sabung Ayam Di Indonesia

Menelusuri Jejak Sejarah Permainan Sabung Ayam Di Indonesia

Apa kabar kawan, di Negara kita dikenal permainan sabung ayam yang artinya mengadu dua ekor Ayam jantan daidalam sebauh arena pertandingan. Masyarkat kita sebagian ada yang menentang permainan ini dan bahkan tak jarang yang menyukai permainan ini yang dianggap sebagi salah satu hiburan yang menyenangkan. Tidak hanya sekedar hobi saja, ayam aduan yang sering dijadikan untuk ajang perjudian mungkin dengan jumlah kecil sampai dengan jumlah yang nominal taruhan sampai dengan berpuluh-puluh lipat besarnya.

Lantaran permainan ini sering dijadikan motif perjudian, pastinya aparat berwenang tidak diam begitu saja selain mengawasi dan selalu melakukan razia dalam seluruh kegiatan yang ada hubungannya dengan sabung ayam yang dilakukan. Akan tetapi, bagaimana sebetulnya asal usul sejarah judi sabung ayam di Negara kita?

  1. Berbagai Sejarah Judi Sabung Ayam
    Sabung Ayam mempunyai sejarah yang tidak sama antar satu daerah dengan daerah lainnya. Di berbagai daerah tentu mempunyai sejarah dan mitos yang menjelaskan kejadian yang menjadi tradisi sabung ayam di daerah itu. Tidak heran lagi jika dari dulu sampai sekarang ayam jantan sering dijadikan sebagai sarana taruhan entah itu memakain uang maupun barang sebagai imbalannya. Banyak daerah yang mempunyai sejarah permainan Sabung Ayam, sebagai berikut :
  2. Jawa
    Pulau Jawa sendiri mempunyai sejarah tentang Sabung Ayamnya antara lain Legenda Ciung Wanara, Cindelaras dan lainnya. Selain itu, zaman sekarang sabung ayam tak lepas dari tren mendau ayam lingkungan masyarakat. Jawa Timur khususnya daerah yang membudidayakan ayam Bangkok sebagai ayam aduan utama.
  3. Sulawesi
    Di Sulawesi tokoh yang terkenal adalah Sultan Hasanudin yang memiliki gelar dari pemerintah Belanda “Haanties Van Het Oosten” yang sering dikenal Ayam Jantan Dari Timur lantaran keberaniannya. Hal tersebut juga tak lupt dari tulisan yang ada dalam kitab La Galigo yang menjelaskan apabila seseorang dapat diakatakan pemberani apabila sudah berjudi, minum-minuman keras dan mengadu ayamnya.
  4. Kalimantan
    Pulau Borneo juga tidak mau ketinggalan memiliki tradisi Sabung Ayam yang sangat kuat dan sudah ada sejak dahulu kala. Di Kalimantan, ayam jantan sering dipakai untuk menyelesaikan perselisihan, apabila ada dua orang yang berselisih untuk merampungkan masalah itu biasanya dikailah ayam sebagai bahan aduan. Pemenang adu ayam itulah yang yang di anggap sebagai menang dalam perselisihan. Darah yang keluar dari adu ayam itu mkasudnya sebagai ganti darah orang yang bertikai.
  5. Bali
    Ayam sebetulnya merupakan sebuah bagian ritual keagamaan umat Hindu yang sering disebut ‘Tabuh Rah’ yang dijadikan persemabahan untuk ‘Sang Hyang Widi Wasa’ dengan memberikan tontotan aduan menggunakan pisau taji. Namun sekarang ini pemikiran manusia sungguh bertolak belakang dengan dulu. Mereka hanya memikirkan nafsu dunianya dan mementingakn keuntungan sesaat yang diperoleh dari hasil adu aym tersebut. Fungsi yang dulunya dijadikan sebagai alat persembahan atau upacara adat malah disalahgunakan menjadi sebuah perjudian.

Mungkin hanya itu pembahasan yang bisa disampaikan tentang menelusuri jejak sejarah permainan sabung ayam Di Indonesia. Pembahasan diatas pastinya menjelaskan tentang tradisi dari banyak daerah yang selanjutnya disalagunakan dan disalah artikan menjadi sebuah perjudian seperti sekarang ini. Dengan semakin berkembangnya teknologi, sekarang seseorang bisa memasang taruhan sabung ayam dengan bermain secara online, untuk memudahkan segala macam transaksi bandar dan tak perlu pergi ke arena perjudian sabung ayam langsung sekian dan terima kasih.